Tampilkan postingan dengan label Adenium. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Adenium. Tampilkan semua postingan

CARA MENYAMBUNG ADENIUM DENGAN MUDAH

Bunga Adenium atau biasa disebut Bunga Kamboja Jepang memang memiliki berbagai variasi yaitu bentuk, sosok daun, serta percabangan yang amat variatif. Keragaman varitas ini, membuat adenium semakin menawan dan bernilai ekonomi relatif tinggi. Anda juga bisa mempercantik  bunga adenium dengan cara disambung. Bahkan, satu tanaman bunga adenium bisa dikombinasikan dengan lebih dari lima varietas.

Bila Anda ingin memperbanyak masing-masing jenis, caranya mudah. Semaikan kamboja lokal sebagai batang bawah. Setelah itu Anda bisa mengikuti 8 tahap penyambungan Adenium sebagai berikut:
1. Siapkan batang bawah dari anakkan berumur 3-4 bulan, setinggi 15-20, dan diameter batang sekitar 1-1,5 cm
2. Siapkan aneka jenis entres (batang atas) yang ukurannya lebih kecil 2-3 mm dari batang bawah,
3. Potong batang bagian bawah 2-3 cm diatas leher bonggol dengan pisau tajam dan steril
4. Iris edua sisi pangkal entres, dengan lebar sayatan 1-1,5 cm, kemudian potong entres sepanjang 3 cm,
5. Iris batang bawah untuk membuat celah sepanjang 1-1,5 cm. Pastikan celah itu pas untuk memasukkan entres,
6. Selipkan entres pada batang bawah, kemudian tekan sedikit agar sambungan menjadi rapat
7. balut dengan plastik es selebar 2 cm. Putar 3 kali dengan erat dan simpul. Satu sisi pembalut dipotong pendek agar mudah lepas sewaktu ditarik
8. Dan yang terakhir, tutup dengan plastik es untuk mencegah sambungan terkena air. Agar lebih kuat, ikat dengan kawat dari label tanaman

Setelah penyambungan selesai, lakukan penyiraman secukupnya. Setelah 1 bulan entres telah tersambung, plastik bisa dibuka. Dengan menyambung, tanaman akan berbunga pada bulan ke 4-6. Cara tersebut lebih cepat dibandingkan perbanyakan dari biji yang berbunga setelah bulan ke 8-9.
SUMBER: Kebunbibit.id

CARA MEMBUAT ADENIUM OBESUM BERCABANG LEBAT

Adenium obesum kebanyakan sangat mudah tumbuh dan berbunga lebat. semakin banyak cabang tentu semakin banyak tunas dari adenium yang akan muncul, sehingga bunga yang dihasilkan pun semakin banyak. 

Caranya adalah dengan memotong batang adenium dari ujung tanaman, sekitar 3-4 helai daun. setelah 2-3 minggu kemudian maka akan timbul banyak tunas baru dan anda hanya tinggal memilih tunas-tunas mana saja yang akan dibiarkan untuk tumbuh.

CARA MEMBUAT BONGGOL ADENIUM MENJARI

Selain pada keindahan bunganya, adenium yang memiliki bonggol yang unik juga menjadi salah satu keindahan sendiri.
Bonggol adenium sangat mudah dibentuk sesuai dengan keinginan dari pemiliknya. Bonggol adenium dapat dikepang atau kebanyakan para penghobi membentuk bonggol adenium seperti menjari. Adapun cara yang dilakukan untuk membuat bonggol adenium menjari adalah sebagai berikut:

  1. pilih adenium yang sehat dan sedang.
  2. keluarkan dari media tanam
  3. potong pada bagian bonggol/diameter adenium terbesar secara melintang.
  4. oleskan dengan cairan fungisida dan angin-anginkan selama 10 menit.
  5. selanjutnya celupkan pada cairan perangsang akar seperti roton F dan angin-anginkan kembali.
  6. Sediakan sterofom, potong melingkah dengan dia meter sama dengan bonggol adenium yang telah terpotong.
  7. tanam kembali dalam pot dengan media tanam yang steril.
  8. setelah 2 hingga 3 bulan akar akan tumbuh pada bagian samping bonggol adenium. pilih akar yang akan dibesarkan dan potong akar yang tidak diinginkan.

CARA MEMAKSIMALKAN BONGGOL ADENIUM YANG BERASAL DARI STEK

Adenium yang berasal dari stek biasanya memiliki batang kecil, lurus, dan tidak memiliki bonggol. Kalaupun ada tidak sebesar dibandingkan adenium yang berasal dari biji, itu pun memerlukan waktu lebih dari dua tahun.

Namun sebenarnya, ada teknik penyetekan tanaman adenium agar dalam waktu lebih singkat dapat berbentuk layaknya tanaman adenium biji dengan batang bawah berbonggol. Berikut caranya:
  1. Pilih batang  dari batang utama, yakni beberapa centimeter dari bonggol.
  2. diamkan batang stekan selama beberapa jam, kemudian tutup dan ikat bagian bawahnya dengan plastik bening.
  3. letakkan batang stekan ditempat teduh dengan kelembapan rendah selama satu hingga dua minggu. (biasanya pada pinggiran bagian bawah batang akan muncul tonjolan, inilah cikal bakal akar adenium pada saat akan ditanam)
  4. Setelah dua minggu tanam stekan di dalam media tanam
  5. jika berhasil, enam bulan kemudian adenium sudah tumbuh dengan bonggol yang besar.

CARA MEMBELI ADENIUM DI TEMPAT PENJUALAN BUNGA

Banyak terjadi ketika hobis membeli bunga Adenium/kamboja jepang gagal berkembang ketika sampai di rumah. Awalnya adenium berbunga lebat pada saat dibeli. Namun, setelah dibawa kerumah banyak bunga yang berguguran bahkan pertumbuhannya tidak memuaskan. untuk itu perlu diperhatikan beberapa tips membeli adenium sebagai berikut:
  • saat membeli adenium pastikan tanaman memiliki batang utama yang kokoh, lurus, dan tegak, dengan cabang-cabang yang tersebar merata dan simetris.
  • pilih tanaman yang berbunga mekar sedikit, tetapi tunas bunganya banyak. dengan demikian, pada saat dibawa pulang, Anda dapat menikmati mekarnya bunga denga lebih lama.

Teknik Pengembang Biakan Tanaman Hias Adenium

Adenium atau Kamboja Jepang merupakan jenis tanaman hias yang dengan perawatan dan pengembang biakan cukup mudah. Tidak disangkal bahwa bunga ini memiliki daya tarik dan nilai bisnis luar biasa. Sehingga banyak orang yang kemudian tertarik untuk mencoba membidudayakan tanaman hias ini. Bagaimana cara pengembang biakan tanaman hias Adenium, berikut penjelasannya.

Tanaman Hias Adenium

Ada dua cara berbeda yang bisa dilakukan jika kita ingin mengembang biakkan tanaman hias Adenium. Yang pertama adalah dengan teknik stek. Teknik stek relatif lebih mudah untuk dilakukan dan tidak membutuhkan kesabaran dan kecermatan lebih. Hanya saja, hasil yang kita dapatkan dengan menggunakan teknik ini relatif kurang baik mengingat tanaman hasil pengembang biakan biasanya tidak memiliki bonggol yang besar. Kita tahu bahwa salah satu daya tarik adenium adalah ketika sudah jadi bonsai. Biasanya akar/bonggol besarnya yang menjadi nilai lebih.

Teknik Pengembang Biakan Tanaman Hias Adenium
teknik stek akan membuat bonggol tidak bisa menggembung

Cara kedua adalah teknik semai biji. Dengan teknik dituntut untuk  lebih bersabar karena pengembang biakan dari nol dan juga memerlukan ketelitian. Kita perlu mencari bunga adenium yang telah berbuah dan menunggu buah itu tua barulah kita dapat menyemai biji buahnya pada media. Media dapat menggunakan kompos dan pasir. Perbandingan kompos dan pasir kira-kira 50-50. Hasil dari teknik semai biji diakui sebagai yang terbaik karena bentuk bonggol Adenium baru akan dapat menggelembung besar dan cantik.

Teknik Pengembang Biakan Tanaman Hias Adenium

Jika anda ingin menanam tanaman hias adenium dari awal, saya sarankan untuk membeli biji siap semai yang telah banyak ditawarkan di pasaran. Mengenai perawatan, tanaman adenium adalah tanaman hias dengan perawatan cukup mudah. Selamat bertaman.

Fakta Menarik Tentang Adenium

Tanaman Hias Bunga jenis Adenium saat ini tengah populer dan banyak diminati masyarakat. Bunga Adenium atau yang terkenal dengan nama Kamboja Jepang memang memiliki daya tarik bagi pecinta tanaman hias pada umumnya. Bentuk batang pohonnya yang unik dan warna bunga yang cantik menjadi ciri khas tanaman hias ini. Disamping itu, Adenium juga merupakan jenis tanaman hias dengan perawatan cukup mudah.

Fakta Menarik Tentang Adenium

Ada beberapa fakta menarik tentang Adenium yang seringkali tidak diketahui sebagian kita. Penyebutan nama Kamboja Jepang karena bunga ini mirip pohon kamboja yang biasa  tumbuh di pemakaman. Namun sebenarnya bunga Adenium tidaklah memiliki hubungan marga dengan pohon kamboja. Fakta menarik lainnya adalah, bunga ini juga tidak berasal dari jepang, malainkan dari daerah asia barat dan afrika.

Bunga Adenium sering dijadikan sebagai bonsai meskipun tanaman hias ini tidak memiliki batang kayu. Batang pohonnya bisa dibentuk sedemikian rupa sehingga memberikan tampilan cantik. Jika sudah menjadi bonsai jadi, Adenium bisa dihargai sangat mahal. Apalagi jika sudah berbunga. Bunga Adenium juga merupakan daya tarik tersendiri. Warna bunga yang cerah dan warna wani menjadikannya terlihat cantik dan mempesona.

Strategi Memilih Bibit Adenium

Sebelum membeli bibit Adenium perlu memperhatikan kesehatan bibit. Periksalah seluruh bahagian tanaman secara menyeluruh. Jangan memeriksa sebahagian, seperti daunnya saja. Sebab daun yang hijau belum tentu mencerminkan kesehatan tanaman secara menyeluruh. Bisa jadi daun hijau, namun akar sudah mulai terserang penyakit. Berikut beberapa strategi yang perlu anda perhatikan sebelum membeli bibit adenium:


  • Pilih tananman dengan melihat batang, cabang dan bonggol terlihat sehat dan mulus. Batang harus kokoh dan tidak rapuh. perhatikan juga pada bahagian batang dan bonggol jangan sampai ada bekas luka.
  • Daun harus rimbun, dan sehat serta hijau mengkilap atau kemerahan. Daun sehat ditandai dengan hijau berkilap, jika tidak berarti tandanya tanaman kurang sehat. Jangan memilih tanaman hanya berdaun di bahagian ujung. ukutan dan bentuk daun idealnya seragam.
  • Seluruh bahagian tanaman terbebas dari hama dan penyakit, baik akar, batang, dan bonggol.

Kiat Merawat Adenium

Walaupun dalam perawatan bunga adenium terolong gampang, namun Anda tetap perlu memperhatikan hal-hal berikut:
1. Penyiraman
Untuk mengetahui apakah adenium perlu disiram atau tidak adalah dengan mencongkel media tanam untuk melihat apakan media telah kering atau tidak. Apabila media tanam masih lembab, maka belum saatnya untuk disiram, sebaliknya jika media tanam telah mengering artinya tanaman sudah perlu dilakukan penyiraman.Biasanya adenium disiram 4-5 hari sekali.
Adenium yang ditanam langsung di tanah disiram secukupnya sampai air meresap kedalam tanah. Jangan menyiram hingga tanah tergenang atau becek. Sementara itu adenium yang ditanam  di dalam pot disiram hingga air keluar kedasar pot. Penyiraman dilakukan hanya pada media tanam, sedangkan pada batang dan daun penyiraman dilakukan menggunakan handsprayer( penyemprot tanaman ) agar tanaman tampak bersih  dan segar.

2. Pemupukan
Pemupukan dilakukan setelah penyiraman. Pemupukan dilakukan sebelum jam 9 pagi atau sore hari antara pukul 5 sampai 6 sore. Pemupukan sebaiknya menggunakan pupuk yang Slow realease dosis rendah. Pupuk adenium yang biasa digunakan adalah pupuk NPK, seperti Dekastar atau Wide Spectrum. pemberian pupuk yang berlebihan dapat membuat daun adenium menjadi kuning, bahkan menjadi hangus.

3. Repotting
Tahap-tahap repotting pada adenium dilakukan dengan cara sebagai berikut:
  • Keluarkan tanaman dari dalam pot dengan hati-hati agar akar tidak rusak.
  • Sisakal sedikit media tanam yang menempel pada akar.
  • Tanam kembali adenium ke dalam media tanam. Komposisi media tanam yang baru sebaiknya sama dengan komposisi media tanam yang lama. Pergantian media tanam dan Pot sebaiknya dilakukan setiap 10 bulan sekali.

Media Tanam Yang Tepat Bagi Adenium

Sesuai dengan tempat asalnya adenium menghendaki media yang kering, porous, dan tidak mengikat air terlalu lama. Media yang kurang porous menyebabkan tanaman rentan dihinggapi cendawan. Sedangkan media yang terlalu lembab menyebabkan air tertahan dan kelembapan meningkat. Apalagi jika curah hujan tinggi kelembapan air akan makin meningkat. Akibatnya bonggol/akar membusuk dan tanaman mudah terserang penyakit.

Beberapa media tanam yang dapat digunakan untuk adenium antara lain, pasir, sekambakar, sekam biasa, dan coco peat. Setiap pembudidaya adenium memiliki ramuan media tanam masing-masing, asal yang terpenting media kering dan porous.

  • Porous artinya memiliki drainase yang baik, media tanam tidak mudah menjadi padat dan bisa membuang kelebihan air ketika disiram. 
  • Kaya bahan organik yang telak terkomposisi dengan baik untuk memenuhi kebutuhan nutrisi adenium.
  • Memiliki PH netral.
Contoh campuran media tanam adenium yang bisa digunakan adalah pasir malang, sekam bakar, dan bahan organik (pupuk kandang seperti kotoran kambing dan ayam yang telah matang) dengan perbandingan 1 : 1 : 1.
Jenis pasir yang diperoleh dari gunung sangat dianjurkan karena banyak mengandung mineral yang dapat mencegah keasaman media tanam. Jangan menggunakan pasir pantai karena mengandung garam. 

MENGENAL TANAMAN ADENIUM/KAMBOJA JEPANG

Adenium di Indonesia dikenal dengan nama kamboja jepang. Namun, nama bunga kamboja selalu dikaitkan dengan bunga kuburan. Tanaman ini memang cocok ditanam di Indonesia karena iklim topisnya. Kebanyakan masyarakat menyukai tanaman hias ini karena keindahan bunga dan sosoknya yang menyerupai bonsai. Adenium dapat dibuat mirip sekali dengan bonsai, terutama pada bagian akarnya.
Adenium berasal dari gurun pasir di daratan Afrika, karena berasal dari gurun pasir maka Adenium juga disebut dengan desert rose yang artinya mawar padang pasir. Di habitat aslinya adenium merupakan tanaman semak yang tumbuh liar di daerah gurun yang panas. Tanaman ini menyimpan air di dalam akarnya sehingga dapat bertahan hidup ditempat yang kering. Melihat tempat Asalnya adenium memerlukan sinar matahari penuh, tidak menyukai banyak air, dan menyukai media tanam yang porous. Dengan mempertimbangkan ketiga hal tersebut maka adenium dapat tumbuh dengan subur. di tempat asalnya adenium dapat tumbuh hingga mencapai ketinggian 4 meter.